Sisi Pandang

hidup akan banyak mengajarkan kita tentang suatu rasa. Rasa pahit dan manisnya hidup akan berubah menjadi warna dalam indahnya pelagi kehidupan.
sedih senang, bahagia itu adalah sebuah pengalaman rasa tentang hidup yang tak kan pernah terlupa, akan menjadi suatu kenangan yang akan terpatri selamanya dalam  hidup. Always give your best untuk segala hal yang akan kau lakukan.
sesuatu akan menjadi suatu masalah disaatn semua itu tidak sesuai dengan hati kita. namun sesuatu itu akan menjadi suatu yang sangat berharga, jika kita mampu mengatasinya
 jangan pernah menyerah dalam sebuah tantangan hidup, teruslan berpikir positif dengan segala hal dengan apa yang telah kita dapatkan.

Sesuatu itu menjadi indah dan menjadi kebahagian buat kita itu tergantung dengan kita sendiri. Jangan terlalu terpengaruh dengan pemikiran orang yang memang berbeda jalan dengan kita, Hidup ini kita yang menjalani, kita yang merasakan, biarkan orang berkata apa yang mereka rasakan, tapi kita yang harus menyikapinya dengan bijaksana. karena kita hidup ditengan tengah orang yang belum tentu sependapat dengan kita. Nikmati setiap momen kehidupan ini, syukuri apa yang sudah kita miliki, mungkin orang lain ingin memiliki posisi yang kita miliki sekarang.
 jadilah diri sendiri, yang memiliki pendirian sendiri. jika memang kita sudah benar tidak melenceng dari jalan islam, biarkanlah orang berkata. namun jika memang kita yang salah, akui saja, interospeksi diri dan perbaiki, orang yang melakukan salah itu lebih baik dari orang tidak pernah salah sama sekali

salam hangat.


SUAMI

Suamiku adalah orang yang sangat menyayangiku meskipun terkadang membuatku kesal. Saking kesalnya sampek terkadang aku ingin rasanya meninjunya,  meskipun semua itu berakhir dengan bunyi gregetan dari mulutku. 



Kami adalah dua orang yang sangat berbeda, sangat . Itu kurasakan ketika kami benar benar satu rumah dan kami melewati waktu bersama-sama. Tapi dengan semua kekurangan dan kelebihannya, hatiku luluh padanya. Kami memang bertemu dalam waktu yang singkat, pertemuan keluarga yang singkat. Namun kami ingin menjalin hubungan yang  resmi, bukan ingin dinamakan pacaran pada saat itu. Sehingga menikahlah kami dalam waktu sesingkat-singkatnya!
Suamiku tipe orang yang hemat, kalau dia sudah memiliki sesuatu, sesuatu itu akan terus dia gunakan sampek bener bener rusak dan gak bisa dipake lagi,  barulah dia akan beli yang baru.  kalo aku ngomong sih, dia tipe setia. Sehemat-hematnya suamiku, dia selalu menuruti apapun yang aku inginkan, gak mulai kebutuhan primer, sandang dan lain – lain. Tapi terkadang kadang dia orangnya hemat, jadi bener bener selektif belinya dan harus benar benar barang yang digunakan (benar juga prinsipnya ,,hehehe)
Pernah suatu ketika aku ingin membeli lipstick, “ mas, aku pengen beli lipstick dong, anterin ke toko A dong mas!” mas ku menimpali “emang lipstick yang kemaren udah habis apa? Kog beli lipstick lagi?” jawablah “ kan yang kemaren warnanya yang itu, aku belum punya yang ini” jawablah dia “ya elah pakelah lipstick yang itu dulu”,, akupun merenggut dengan jawabannya, tapi tidak lama dari itu, dia pun mengantar ku ke toko kosmetik lumayan lengkap.
Namanya cowok, kan paling gak suka belanja lama-lama, jadi kalo belanja bareng suami ku, aku terkadang kurang terlalu puas melihat nya dulu, oke lah kalo belanja kosmetik sama dia, karena toko kosmetik rame banget nget ngettttt, jadi kalo belanja kosmetik disana harus to the point langsung. (kadang aku merasa pelayanannya kurang ramah, tapi karena tokonya lumayan lengkap dan murah, jadi tetep deh kalo beli kosmetik balek ke situ).  Tapi kalo belanja baju, harus to the point juga sama dia, hahaha, gimana enggak, setiap belanja barang barang sama dia, “ayo langsung ke area tempat yang jualan itu” namanya cewek harus ngelirik kanan dan kiri untuk beli sesuatu kan, apalagi ada yang lebih bening, tapi kalo suami ku, enggak, kayaknya bukan cuma suami ku saja, semua suami mungkin yaa, kalo ngajak istrinya belanja, to the point langsung, Karena kalo lama lama di toko takutnya si Istri malah tergoda bahkan melirik benda benda yang lain (hahahahha). Mungkin takut lama kali ya, tapi kalo menurut ku belanja lama itu menenangkan (hehehhe)
Intinya suami ku orang yang baik, meskipun terkadang menyebalkan, ketika dua orang saling mencintai, sesalah apapun dia, sebikin kesal apapun dia, tetaplah kita mencintainya, dan pada akhirnya pertengkaran itu pemanis diantara hubungan kami. Ketika kita sudah bertengkar, ingatlah kebaikan apa yang sudah dilakukan suami kita, jangan sampai karena emosi sesaat dalam membuat hubungan itu renggang. Maafkan aku ya suamiku, aku telah membuat mu kesal seharian ini dengan sikapku…. Love 


Suami adalah teman, sahabat dan pelengkap hidup kita. Ada dimana masa mendung yang akan mewarnai pertemanan kita, begitu pula dengan pernikahan.  Memang terasa berat kalo kita sudah bertengkar, tapi Ingatlah marah boleh, tapi jangan terlalu lama, karena rasanya tidak enak marah lama lama itu :-P

MENULIS LAGI


Lama rasanya tidak menorehkan tulisan di blog ini, banyak sawang dimana dimana? Hehehe
Aku lupa sudah berapa lama tidak menulis, tulisan terakhirpun aku lupa tentang apa. Aku maklumi diriku sendiri, mungkin orang lain pun pernah juga merasakannya. Ketika rasa malas dan setumpuk pekerjaan yang harus dilakukan, menulis pun tidak dilakukan, bukan sok baik atau sok jaim, tapi jujur, memang kurang konsisten dalam menulis. Maklumlah, tulisan ini hanya sebagai salah satu mediasi buat diri untuk melatih skill ku dalam menulis, meskipun kadang tulisan nya ngalor ngidul,,,hihihiiii
Sebenarnya banyak cerita kehidupanku yang ingin kutuliskan, sekarang semuanya banyak berubah, begitu juga dengan diriku. Sudah lama, pasti ada perubahan dong. Kalo gak ada perubahan itulah baru …apa yaa…. Gak ada apa2 sih, tapi nanti dibilang gak ada perkembangan, hihi (jangan ada yang kesinggung yo guys)

Hidupku sudah banyak berubah, roda kehidupanku pula, sekarang, diriku bukanlah milik diriku sendiri, tapi diriku adalah milik orang lain. Tanggung jawab orang tuaku sudah berganti kepada seseorang yang selama ini aku tunggu dengan sepenuh hati, akupun tak mengerti , bagaimana bisa terjadi begitu cepat. Tapi aku sangat bersyukur, aku telah menemukan pendamping, yang dengannya aku ingin menghabiskan seluruh hidupku.  Karenanya juga, aku telah mengubah jalur kehidupanku. Iya, jalur kehidupan yang selama ini aku impikan, tapi karena dirinya, aku rela mengorbankan itu semua dan membina rumah tangga dengannya. Aku selanjutnya, aku bakal bercerita tentang momen dengannya lebih khusus, nanti ya…. heheheeh

“Kita dilahirkan bukan dalam keadaan sempurna, semua itu ada maksudnya, iya karena kita diperintah mencari kesempurnaan dengan orang lain yang akan menyempurnakan kita. Jangan terlalu menilai orang dengan pasti, karena kita tidak tahu, bagaimana kedepannya. Bisa jadi orang yang menurut kita sangat baik, tapi kenyataannya sangat buruk. Begitu pula sebaliknya, Allah la yang maha menutupi segala kelemahan dan keburukan kita. Orang bisa berubah seiring dengan waktu, jangan terlalu membenci sesuatu, karena siapa tahu semua itu akan berubah, pada hekekatnya semua orang itu baik, tidak ada yang tidak baik, namun hatilah yang menentukan semuanya. Just Positive thingking”